|
Kabut mulai turun lagi ke lembah ini Aroma basah tanah, dan hijau lumut terbawa angin Eddelweissku belum lagi mekar Tapi kecupan hangat sang embun pun menenangkanku Hanya aku Sejenak memahami keheningan Seakan mendengar alamMu berdzikir Haru tawa, tangis bahagiamu hadir disini, terbang dihantar malaikat pagi Terbaring disampingku, berceloteh segalanya Bagaimana aku tak jatuh Kuncup pun mekar saat kau sentuh Memupus asa, menjemput harapan Kepadamu bidadari kurindukan Tanahku telah mengering Telah kutinggalkan jejakku Garis cakrawala menyiratkan harapan Kuayunkan langkahku dan berbisik Aku masih hidup… (Selamat menempuh hidup
baru ukh…. Hummm…..Puncak gunung memang menenangkan pikiran Alhamdulillah…) |
| Leave a Comment: |