|
Alhamdulillah segala puji hanya bagi Allah Rabb semesta alam yang telah memberikan petunjuk hidayah kepada seorang hambaNya, Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah SAW hamba Allah dan manusia paling sempurna akhlaknya yang memiliki sunnah untuk kita ikuti. Selama beberapa tahun hidup di daerah ini tidak pernah aku merasakan hidup senyaman dan setentram ini, sehingga timbul kekhawatiran ketika aku harus meninggalkannya kelak. Aku sudah sangat bahagia dengan kehidupanku sekarang ini hidup di lingkungan yang hampir-hampir dulu tidak pernah aku kenal. Suasana seperti inilah yang aku cari, Alhamdulillah Ya Rabb. Terima kasih
juga aku ucapkan pada al akh muhammad arifin dan ikhwan-ikhwan yang tergabung
dalam Forum Ilmiah Studi Islam. Karena perantara mereka-lah aku mengenal Manhaj
ini. Aku merasa sangat beruntung ketika pencarianku langsung berlabuh disini. Tidak
seperti rekan-rekan yang lain yang harus bertualang ke berbagai kelompok
terlebih dahulu. Duduk dalam majelis ilmu mendengarkan ceramah dari ustadz yang menyampaikan
apa-apa yang berasal dari Allah dan RasulNya. Inilah ilmu yang sebenarnya,
tidak mereka sampaikan kecuali yang sahih. Dan di Bintaro ini ada beberapa kajian yang bisa diikuti. Hari senin Ba’da
Maghrib Kajian kitab Al Qoulul Mufid (syarah kitab tauhid) Syaikh Muhammad bin
Soleh Al Utsaimin yag disampaikan oleh Ustadz Muhtarom, Hari Sabtu Mulai dari
jam 5 (kecuali minggu ke-3) Kajian kitab Umdatul Ahkam dan ba’da maghrib tafsir
ibnu katsir disampaikan oleh Ustadz Syeikh Mudrika Ilyas, keduanya mengambil
tempat di Masjid An Nashr bintaro sektor 5.Hari ahad ba’da maghrib Kajian kitab
Bahjatun Nashirin (syarah riyadhus shalihin) Syaikh Salim bin Ied Al Hilaly
disampaikan oleh Ustadz Muhtarom bertempat di Masjid Raya Bintaro sektor 9.
kemudian kajian tematik yang tidak rutin yang bertempat di Masjid As Salam
jalan mandar bintaro sektor 3ª. Memang dibandingkan dengan teman-teman yang
lain, kajian ini terhitung sedikit dibandingkan para thollabul ilmy yang memburu
kemanapun terdapat kajian bermanhaj salaf. Tetapi apa mau dikata, ketika aku telah merasa nyaman dengan semuanya ini
Allah telah memberikan skenario lain dalam hidupku. Ya aku harus segera pindah
dari lingkungan yang telah membuatku nyaman. Demi memenuhi tugas kedinasan aku
harus pindah ke mamuju sulawesi barat. Dan kekhawatiran utamaku adalah
kemungkinan aku tidak menemukan suasana menuntut ilmu seperti saat ini lagi.
Aku harus mulai dari awal lagi untuk mencari dimana terdapat majelis ilmu yang
sama. Aku takut ketika nanti aku tidak menemukannya semangat ini lambat laun
akan menurun dan hilang sama sekali. Tapi aku yakin Allah akan memberikan jalan
kalo memang aku masih berniat untuk mencarinya. Sekarang aku harus
mempersiapkan segalanya kalau-kalau sandainya disana tidak kutemukan, aku mulai
membeli beberapa (bahkan terhitung banyak bagiku) buku-buku dan mp3 kajian
untuk menemaniku disana nanti, karena terus trang aku benar-benar tidak
mengetahui bagaimana keadaan disana. "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati
kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan
karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya
Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)." (Ali Imran: 8) Selamat tinggal Bintaro-ku, terimakasih
semuanya…….. |
| Leave a Comment: |