|
Hari-hari semakin terasa cepat berlalu melelahkan Ketika perjuangan ini telah divonis mati!!! Realita memang selalu pandai berkata-kata Tidaklah cukup argumentasi untuk membuktikan bahwa dia salah Dan aku akan selalu merindukanmu Saat kita duduk bersama menikmati waktu yang seakan tak ada habisnya Perenungan panjang pencarian sebuah makna Hakikat dari apa yang kita perjuangkan berlandaskan doktrin yang bertahun-tahun kita telan mentah-mentah Kita tertampar dengan telak oleh tangan-tangan besi yang telah berafiliasi dengan makhluk yang bernama birokrasi Tak jarang kita tersungkur berkalang tanah, setiap kali kita dibelai dalam buaian induk kita sendiri Ketika kita tersadar kita tidak sedang bermimpi, hari sudah terlalu larut Menyesalkah karena kita terbangun terlalu dini? Saya kira tidak, rona merah cakrawala timur terlalu indah untuk dilewatkan lonceng kematian telah berdentang... Aku berbisik lirih, kita telah kalah... Kembali kulihat seutas senyum tersimpul diujung gurat-gurat luka Bahagia, teringat betapa manisnya perjuangan ini... "Medan juang masih jauh, masih banyak tugas yang belum kita kerjakan", katamu kita pernah kalah namun kita tetap tak terkalahkan Tlah dikurung dalam keranda rasa iba dan solidaritas Diusung oleh saudara-saudara kita sendiri Berjalan tertunduk seakan-akan kita tidak terlahir dari rahim yang sama Tak pernah kubayangkan begitu cepat mereka menaati titah sang raja Seperti katamu, walau jasad ini mati, cahaya yang sudah terlanjur kita sulut akan tetap mengobarkan semangatnya Bertahanlah kawan Kita tidak sendiri Bukankah kita tlah lupa bagaimana cara menitihkan air mata Akan tiba saatnya kita menemukan sekotak pelangi Sehingga tak perlu lagi kita memupus asa (untuk rekan-rekan seperjuangan stan bpk 2006 terimakasih semuanya....mari kita bangun negeri ini...walau kita jauh tapi kalian akan tetap dekat dihati) |
| Tigger September 24, 2007 01:04 PM PDT "Kami menginginkan jiwa-jiwa yang hidup, kuat dan selalu muda. Hati yang baru yang senantiasa berkibar-kibar dan ruh yang selalu menggelora dan berobsesi untuk menuju cita-cita yang tinggi..." --Imam Asy-Syahid Hasan Al-Banna-- | ||
| Leave a Comment: |